Mendaki Gunung

Beberapa Tips Jika Anda Tersesat Saat Melalukan Pendakian

Mendaki Gunung ialah kegiatan yang ketika ini disukai para anak muda, baik kalangan yang notabene penyuka alam maupun melulu sedang mengekor trending. Tidak dapat dipungkiri bahwa pekerjaan mendaki gunung initidak jarang kali disepelekan semua pelakunya, terlebih mengenai “ahhanya naik gunung, gak usah membawa apa apa deh, nanti bila lapar yabermukim turun dan pulang”, terdapat lagi laksana ini ” saya inginkan buka jalur baru ah, paling pun nanti sama saja hingga atas”. Celoteh tersebut barangkali pernah kita dengar. Namun apa yang bakal terjadi andai kita tidak waspada. Alam tidak dapat untuk di tebak, sewaktu-waktu angin berhembus kencang, petir menyambar dengan ganasnya, terlebih hewan ganas yang terdapat di hutan belantara dapathadir sewaktu-waktu.
Pada pembahasan tulisan kali ini akan dibicarakan tentang apa yang mesti saya dan anda lakukan saat tersesat saat sedang memanjat gunung.

Mendaki Gunung
Mendaki Gunung

Hal apa saja yang mesti anda lakukan saat tersesat? Melakukan pekerjaan mendaki gunung tentu pun harus dibarengi dengan beberapa ilmu survival. Tentang bagaimana teknik kita bertahan hidup dengan minimnya logistik. Menurut situs https://828bet.net/ berikut hal yang mesti dilaksanakan jika anda sedang berada dalam suasana tersesat.

1. Jangan Panik, Tetap Dalam Fikiran Yang Positif.
Ketika anda sadar bahwa sedang tersesat dan terbit dari jalur utama pendakian, urusan yang mesti kita lakukan ialah tetap dalam fikiran positif. Tidak menutup bisa jadi memang saat sedang tersesat pasti fikiran menjadi kacau dan panik, bingun dengan keadaan. Langkah kesatuyang kita ambil ialah duduk, rileks, buang jauh-jauh urusan negatif, dan tetap dalam situasi stabil.

2. Hindari Perjalanan Malam Hari
Hal ini penting, saat kita tersesat ketika waktu malam hari tiba, janga dipaksakan guna melanjutkan perjalanan. Carilah lokasi yang datar untukmenegakkan tenda, dan istirahatlah dengan lumayan untuk mengoleksi energi esok hari. Perjalanan malam hari saat tersesat barangkali akandominan semakin kita jauh dari jalur utama, sebab konsdisi malam hari yang gelap tentu menciptakan kita susah untuk menyaksikan sekeliling.

3. Jangan Lupa Membawa Alat Navigasi
Membawa perangkat navigasi laksana kompas dan peta ialah penting. Ketika anda tersesat, kompas dapat menunjukan arah kemana Anda bakal berjalan.

4. Kembalilah ke Titik Awal Atau Menujulah ke Arah Puncak
Dua opsi yang mesti kita lakukan saat tersesat yaitu kembali ke titikmula Anda tersesat, dengan daftar Anda mesti dalam fikiran yang fress dan positif thinking. Atau opsi yang kedua yaitu berjalan mengarah ke arah ke puncak. dengan teknik ini Anda dapat kembali ke jalurpemanjatan yang benar. Tetapi tersebut bergantung untuk posisi anda sampai sejauh mana.

5. Membuat Tanda Jejak
Hal ini penting dilaksanakan ketika kita tersesat. Membuat tanda jejak dapat Anda kerjakan dengan merangkai batu dengan arah kita tersesat atau memasang tali guna tanda. Maka dari tersebut Anda mesti belajarteknik cara menciptakan tanda jejak terlebih dahulu mempersiapkan matang-matang sebelum mengerjakan pendakian.

6. Makanlah Dedaunan Muda, dan Jangan Memakan Sembarangan Buah Buahan
Pada fase ini, andai logistik kita sudah berakhir ketika dalam suasana tersesat, memakan daun daunan muda yang hijau akan menolong Anda bertahan hidup. Sebab dedaunan muda gampang untuk dicerna, dengan kata beda Andamesti memahami dahulu jenis jenis tanaman yang bisa di makan. Jikakita mendapati buah-buahan yang belum kita temui usahakan tidak boleh dimakan terlebih dahulu. Sekedar informasi, dahulu terdapat pendaki dari Australia tewas ketika setelah memakan buah-buahan yang biasa dimakan suku aborigin. Jadi ilmu survival Anda mesti diubah secara matang terlebih dulu.

Mungkin tersebut saja tidak banyak informasi dan teknik untuk bertahan saat tersesat saat memanjat gunung. Pada intinya sebelum mengawali pendakian, mesti mempersiapkan dengan matang tentang perkiraan waktu, mempelajari jalur, sampai kebutuhan pangan laksana logistik dan air mineral. Jadilah pendaki yang arif dengan teknik tidak menyepelakan alam dan diri sendiri. Dan satu urusan yang memang mesti di camkan, bahwa gunung bukanlah lokasi sampah. Jangan melemparkan sampah sembrangansaat mendaki, malah kitalah yang mesti menjaganya. Salam Lestari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *